Musim Hujan Tiba! Ini Tips Merawat Pintu Rumah saat Pergantian Musim

Hujan mulai turun di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan pemberitaan Kompas TV pada Selasa, 27 Oktober 2026, BMKG memprakirakan 31 daerah berpotensi mengalami hujan. Kondisi ini menjadi pengingat bagi pemilik rumah untuk memperhatikan bagian hunian yang rentan terkena air hujan, termasuk pintu.

Saat pergantian musim, perubahan kelembapan dan paparan air dapat memengaruhi kondisi beberapa jenis material. Karena itu, merawat pintu rumah perlu menjadi bagian dari perawatan hunian secara rutin. Kamu bisa memulainya dengan memeriksa kondisi pintu, membersihkan permukaannya, dan memastikan setiap komponennya berfungsi dengan baik.

Lantas, bagaimana cara merawat pintu saat cuaca mulai sering hujan? Yuk, simak tips berikut!

Mengapa Perlu Merawat Pintu Rumah saat Pergantian Musim?

Air hujan, kelembapan, dan perubahan suhu dapat memengaruhi material pintu dengan cara yang berbeda. Pintu kayu, misalnya, dapat mengalami perubahan bentuk akibat kelembapan, sedangkan pintu berbahan logam perlu mendapatkan perhatian pada lapisan pelindungnya untuk mengurangi risiko korosi.

Selain material, lokasi pemasangan juga memengaruhi kondisi pintu. Pintu yang berada di area luar rumah cenderung lebih sering terpapar air hujan dan perubahan cuaca.

Oleh karena itu, merawat pintu rumah sesuai material dan lokasi pemasangannya dapat membantu menjaga fungsi serta penampilannya. Kamu juga bisa mengenali kerusakan lebih awal sebelum masalah berkembang menjadi lebih serius.

6 Tips Merawat Pintu Rumah saat Musim Hujan

1. Bersihkan Permukaan Pintu secara Rutin

Debu dan kotoran bisa menempel pada permukaan pintu, terutama ketika angin membawa kotoran dari luar rumah. Jika dibiarkan, penumpukan kotoran dapat mengurangi kebersihan dan tampilan pintu.

Untuk merawat pintu rumah, gunakan kain lembut dan cairan pembersih yang sesuai dengan materialnya. Hindari bahan abrasif atau cairan kimia keras yang berpotensi merusak lapisan permukaan. Setelah membersihkan pintu, ikuti petunjuk perawatan dari produsen.

2. Keringkan Bagian Pintu yang Terkena Air

Air hujan dapat masuk melalui celah atau mengenai pintu akibat tampias. Jika kondisi ini sering terjadi, periksa bagian permukaan, tepi pintu, dan area bawah yang mudah terkena air.

Kamu bisa merawat pintu rumah dengan mengeringkan bagian yang basah menggunakan kain bersih. Langkah sederhana ini membantu mengurangi paparan air berkepanjangan, terutama pada material yang sensitif terhadap kelembapan.

3. Periksa Engsel dan Sistem Penguncian

Engsel, gagang, dan sistem penguncian merupakan komponen penting yang mendukung fungsi pintu. Penggunaan sehari-hari dapat membuat baut mengendur atau menyebabkan pergerakan pintu terasa kurang lancar.

Saat merawat pintu rumah, cobalah membuka dan menutup pintu untuk memeriksa pergerakannya. Pastikan engsel terpasang dengan baik dan kunci berfungsi normal. Jika komponen logam menunjukkan tanda korosi, segera periksa penyebabnya dan lakukan penanganan sesuai petunjuk produsen.

4. Perhatikan Kondisi Kusen

Kusen menopang pintu sekaligus membantu menjaga posisinya tetap stabil. Karena itu, kamu perlu memeriksa kondisi kusen, terutama pada bagian yang berdekatan dengan dinding luar atau area yang sering terkena tampias hujan.

Salah satu cara merawat pintu rumah adalah memeriksa sambungan kusen, celah di sekeliling pintu, dan tanda-tanda rembesan air. Jika menemukan bagian yang rusak atau lembap secara terus-menerus, cari sumber masalahnya agar perbaikan bisa dilakukan dengan tepat.

5. Sesuaikan Perawatan dengan Material Pintu

Setiap material memiliki karakteristik yang berbeda. Pintu PVC umumnya mudah dibersihkan, sedangkan pintu baja membutuhkan perhatian terhadap kondisi lapisan pelindung dan bagian yang berpotensi mengalami korosi.

Dalam merawat pintu rumah, hindari menyamakan metode perawatan untuk semua material. Gunakan produk pembersih yang sesuai dan perhatikan petunjuk produsen. Kamu juga perlu memastikan bahwa pintu terpasang di lokasi yang sesuai dengan spesifikasi penggunaannya.

6. Lindungi Pintu dari Tampias Hujan

Pintu yang berada di area terbuka lebih mudah terkena air hujan secara langsung. Jika memungkinkan, pertimbangkan pemasangan kanopi atau pelindung yang sesuai dengan kondisi bangunan.

Kamu juga bisa memeriksa saluran air di sekitar pintu untuk mencegah genangan. Dengan merawat pintu rumah sekaligus memperhatikan kondisi area sekitarnya, kamu dapat mengurangi paparan air yang tidak perlu dan menjaga area masuk tetap bersih.

Pilih Pintu yang Sesuai dengan Kebutuhan Rumah

Selain melakukan perawatan rutin, pemilihan material pintu juga perlu kamu pertimbangkan sejak awal. Perhatikan lokasi pemasangan, intensitas paparan hujan, dan spesifikasi produk sebelum menentukan pilihan. Kebiasaan merawat pintu rumah secara konsisten membantu kamu menjaga kebersihan dan fungsi pintu dalam jangka panjang.

Untuk melengkapi kebutuhan hunian, Wadja Market menyediakan berbagai pilihan pintu, termasuk pintu PVC dan pintu baja. Kenali spesifikasi setiap produk agar kamu bisa memilih pintu yang sesuai dengan kebutuhan rumahmu.